X-Trail Club Indonesia

XCI Goes to Jogja, 9-11 Maret 2013

Mengawali kegiatan tahun 2013, X-Trail Club Indonesia (XCI) menggelar touring keluarga dan bakti sosial korban Bencana Alam Merapi, Yogyakarta pada tanggal 9-11 Maret 2013 lalu.

 

Konvoi awal yang terdiri dari 11 kendaraan X-Trail chapter Jakarta dan Bandung, bertolak dari titik kumpul di rest area Tol Jakarta-Cikampek KM 39 pada pukul 6 pagi.

Setelah briefing dan pemberian touring gear berupa penempelan stiker kegiatan dan pemberian rakom, peserta diajak untuk berdoa dan berfoto bersama sebelum berangkat, untuk selanjutnya menuju tikum Rest Area Tol Kanci Pejagan. Sesampai di titik kumpul rest area tol Kanci di cirebon, rombongan istirahat sembari menunggu peserta turing yang berangkat menyusul.

Selama konvoi, peserta selalu memegang teguh aturan berlalu lintas dan aktif cuap cuap selama perjalanan melalui radio komunikasi, sehingga menjadikan perjalanan menjadi fun dan tidak melelahkan.

Jalur Pantura dipilih sebagai rute keberangkatan. Rute Jakarta – Cirebon – Tegal – Pemalang – Pekalongan, Weleri ditempuh dalam waktu 12 jam. Di wilayah Parakan Weleri, dua mobil anggota XCI Chapter Semarang ikut bergabung, untuk kemudian melanjutkan perjalanan melalui Temanggung, Magelang, dan pukul 22.00 WIB rombongan tiba di The Rich hotel Yogyakarta. Di hotel ini telah menunggu teman-teman member XCI chapter Yogyakarta dan Surabaya.

Keesokan harinya, rombongan berjumlah 18 mobil, dengan total peserta 50 orang, konvoi menuju musium Merapi di Kaliurang, untuk selanjutnya dengan menggunakan jeep menuju lokasi baksos di wilayah Desa Batur Merapi Yogyakarta. Adapun baksos yang dilakukan adalah pemberian bantuan berupa uang tunai untuk pembangunan pagar masjid Al-Barokah di wilayah hunian tetap pengungsi merapi Desa Batur.Di sana kita disambut dengan ramah oleh pengurus masjid dan warga sekitar yang merupakan korban bencana alam Merapi.
“Intinya, acara baksos ini dilakukan sebagai wujud kepedulian XCI terhadap sesama dan menghilangkan kesan jika klub otomotip bersikap individu,” ungkap Ketua Pelaksana Turing dan Road Captain konvoy Andita B Santoso aka Adink.Setelah beristirahat sejenak, dan menikmati hasil olahan susu segar yang diproduksi oleh warga, acara dilanjutkan dengan mengunjungi musium Mbah Marijan dan wisata napak tilas disekitar area bekas terjadinya bencana.
Akhirnya peserta kembali ke hotel dan melakukan sesi pemotretan di jalan jalan kota Jogjakarta, sambil bersiap untuk acara gala dinner di resto Jejamuran.Sambil menyantap, acara dilanjutkan dengan perkenalan sesama anggota yang berada di wilayah Semarang, Yogyakarta dan Surabaya dalam suasana kekeluargaan.”Mudah-mudahan ke depan kami bisa berkumpul bersama lagi, tentu dengan kegiatan-kegiatan yang berbeda. Kalau perlu, diselingi touring sampai ke Bromo atau Lombok, sehingga member XCI chapter Surabaya bisa berpartisipasi,” kata Aryo Birowo member chapter Jogjakarta.
Akhirnya rangkaian turing dan baksos selesai sudah dan peserta bersiap untuk kembali ke Jakarta.”Walaupun sangat lelah, tapi kami tetap semangat dan smart driving dalam berkonvoi,” ujar Adink sang Road Captain melalui rakomnya keseluruh peserta.Peserta dari Jakarta kemudian melanjutkan perjalanan dan wisata kuliner dengan melewati jalur selatan, pantai Bayah – Purwokerto – Cilacap – Banjar – Tasikmalaya – Garut – Bandung – Jakarta.

“Rangkaian kegiatan Turing dan baksos XCI tentunya akan sulit terwujud tanpa dukungan banyak pihak. Untuk itu, kami atas nama X-Trail Club Indonesia menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada PT Nissan Motor Indonesia atas dukungannya terhadap kegiatan ini,” ujarnya.

Publikasi kegiatan ini dapat dinikmati di Detik.com berikut:

http://oto.detik.com/read/2013/06/07/093641/2266790/1229/xci-gelar-touring-dan-baksos-ke-merapi

Peserta Touring dan keluarga:
1. Adink – Jakarta
2. Arief RH – Jakarta
3. Aryo B – Yogya
4. Budi Yulianto – Jakarta
5. Cheko – Bandung
6. Djamal – Jakarta
7. Dwi Jagoan Neon – Jakarta
8. Even – Bogor
9. Indro N – Yogya
10. Iskak – Jakarta
11. JB Adhie – Semarang
12. Miko – Jakarta
13. Tante Onni – Jakarta
14. Rizki – Yogya
15. Rochmad – Jakarta
16. Teguh – Semarang
17. Uga – Jakarta
18. Yulius Lau – Surabaya

(sebagian disadur dari tulisan Dwi Setiawahyudi di Detik.com tanggal 7 Juni 2013)